Tampilkan postingan dengan label 6. Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 6. Cerpen. Tampilkan semua postingan
ANAK PULAU
Diposting oleh Buddy Penta
Kota Sumenep adalah kota yang memiliki pulau terbaanyak diantara kota-kota yang ada di Madura. Diantaranya adalah pulau Talango, Sepudi, Gili genteng, Raas, Kangean, Sapeken. Ita adalah seorang gadis pulau terpencil di Sumenep. Karena prestasinya Ita diterima disalah satu SMA Negeri faforit di kota Sumenep. Sejak dulu pihakkedua ornng tuanya tidak menyetujui Ita sekolah di Suenep. Sumenep terlalu jauh, perjalanannya sulit terjamgkau kaarena melintasi lautan. Tetapi Ita tetap ingin sekali bersekolah di kota garam itu. Akhirnya kedua orang tuanyapun mengizinkannya.
Teman-teman satu kosan Ita bersal dari daerah Sumenep. Ketika saat liburan semester gasal, seperti halnya pada saat ini, Ita tinggal sendirian. Karena teman-temannya pulkam alias pulang kampung semua. Ita ingin sekali berlibur seperti teman-temannya yang lain. Tetapi itu semua tidak akan terwujud karena liburan semerter gasal hanya satu minggu. Sedangkan kapal yang biasa Ita tumpangi, hanya ada 15 hari sekali.perjalanannyapun memekan waktu berjam-jam. Lain dengan temen-temannya, rumah mereka hanya menempuh jarak dua sampai 3 jam perjalanan darat. Walaupun demmikian, Ita tidak pernah merasa kecewa
Di sebuah kamar yang sederhana,terdapat kalender kecil di atas meja yang deekat dengan tempat tidur dan jendela kamar. Dengan ditemani sebungkus camilan dan minuman dingan. Ita duduk dengan santai menyandarkan punggungnya pada kursi sambil membaca buku didepan meja tempat Ita belajar. Tidak disengaja ekor matanya mellihat kejendela kamar, Ita melihat seekor burung yang hinggap disebuah pohon.
“ jangan sedih burung, disini ada Ita yang akan nemani kamu “ sembari menarik nafas panjangnya.
“ huuuh,,,,,,aku gak biasa pulang lagi. kalaupun aku bisa pulang, aku pasti ketinggalan banynak pelajaran.”keluhnya kemudian meneruskan membaca.
Cerpen “Kaktus Berbunga indah (ke-30)”
Diposting oleh Buddy Penta
Setelah melanjutkan studinya ke universitas di luar kota. Kota “pahlawan” Surabaya yang dia inginkan untuk menjadi tempat pemburuan ilmu. Entah apa yang menjadi alasan utama gadis Banjarmasin ini, “ingin mencari pengalaman baru “ hal itu yang selalu dia lontarkan ketika keluarganya bertanya. Sebagaimana orangtua umumnya, keluarga Ria pun dilanda ketakutan untuk melepas anak gadisnya ini.
Langganan:
Postingan (Atom)


